“Seseorang dari ummatku yang berdiri shalat pada sebagian malam telah mengobati jiwanya untuk selalu suci. (Sebab) di atas jiwa itu terdapat simpul-simpul, jika ia membasuh kedua tangannya (berwudhu) lepaslah satu simpul. Jika ia mengusap kepalanya, lepaslah satu simpul. Jika ia membasuh kakinya, lepaslah satu simpul. Kemudian Allah berfirman kepada mahluk yang ada dibalik hijab (Malaikat), “Lihatlah hambaKu ini, ia mengobati jiwanya dan memohon kepadaKu. Apa yang diminta hambaKu kepadaKu, maka untuknya (Ku kabulkan).” (HR. Ahmad & Ibn Hibban)
Manusia itu tempatnya salah dan khilaf. Wajar sekali jika melakukan kesalahan. Akan tetapi, mau sampai kapan? Mau sampai kapan kita terus-menerus berkubang dalam dosa dan maksiat?
Ya Rabbi…hamba mohon ampun atas segala dosa dan khilaf hamba. Semoga apa-apa yang hamba tuliskan dalam blog ini bisa bermanfaat dan menjadi pengingat bagi diri hamba sendiri dan orang lain. Semoga hamba termasuk hamba yang senantiasa mensucikan diri.
Semoga kita semua termasuk hamba yang senantiasa mensucikan diri.
aamiin, aamiin ya Rabbal’alamin.
April 8, 2009 pukul 9:43 am
Amiiin..amiin Ya Allah..!!
InsyaAllah postingannya bermanfat Ren..^^
April 8, 2009 pukul 2:20 pm
huaa,,,,teh nanda…kangen…
kapan bisa ketemu teh?? huaa…kangen…teteh aku tertinggal sendiri. Temen2 yang lain udah pada lulus, nih…doakan aku ya, teh…luv u…