Memiliki Kehilangan

Tak mampu melepasnya walau sudah tak ada

batinmu tetap merasa masih memilikinya

rasa kehilangan hanya akan ada

jika kau pernah merasa memilikinya

pernah kah kau mengira kalau dia kan sirna

walau kau tak percaya dengan sepenuh jiwa

rasa kehilangan hanya akan ada

jika kau pernah merasa memilikinya (Memiliki Kehilangan: Letto)

Dua minggu terakhir ini, saya sedang suka sekali dengan lirik dan irama lagu Memiliki Kehilangan nya Letto di atas. Entahlah mana yang lebih saya sukai, liriknya atau iramanya. Saya rasa keduanya memiliki keindahan tersendiri sehingga ketika dipadukan makna lagu ini mampu menarik saya ke dalam putaran rasa yang dimaksud oleh penulis dan pengarangnya.

Saya paling suka dengan bagian lirik yang ini: rasa kehilangan hanya akan ada jika kau pernah merasa memilikinya. Saya pikir…iya juga ya. Selama ini kita sering merasa kehilangan sesuatu karena kita memang pernah merasa memiliki sesuatu itu. Padahal, sebenarnya apa sih yang dimiliki oleh kita sebagai manusia ini di dunia ini? Nol alias Tidak ada. Semua yang ada di jagat raya ini adalah milik Sang Penguasa sejati, ialah Allah SWT, Tiada Ilah selain Dia. Lalu, saya jadi bertanya-tanya sendiri (pertanyaan retoris yang sudah saya miliki jawabannya namun belum saya pahami maknanya) sebenarnya selama ini kita merasa kehilangan atas apa? Sesuatu yang hanya kita rasa kita miliki kah? Loh…jadi, mungkin bisa dianalogikan dengan pemilik bangunan yang digusur karena tidak memiliki surat tanda kepemilikan tanah, namun ngotot marah-marah dan tidak terima karena selama puluhan tahun ini ia sudah tinggal di atas tanah yang hendak dikosongkan tersebut. Phew…kan jadinya tidak bisa dibela juga secara hukum. Eh, omong-omong, saya tidak bermaksud ikut campur permasalahan tersebut looh. Soalnya, sekarang kan sedang banyak sekali kasus serupa di bumi pertiwi ini. Saya hanya menggunakannya sebagai analogi topik pembicaraan kita kok…:p

Kasus si pemilik bangunan tersebut juga mewakili perasaan merasa memiliki sehingga kehilangan seperti yang terdapat di lirik lagu Letto di atas looh. Kalau begitu, izinkan saya menyimpulkan sebagai berikut: sebenarnya perasaan kehilangan tidak perlu ada jika kita mengakui sepenuh hati dan mengimplementasikan dalam perbuatan keimanan kita, yaitu bahwa segala sesuatu yang ada di muka bumi ini adalah milik Tuhan semesta alam, ialah Allah SWT, Tiada Ilah Selain Dia.

Jadi, saya rasa perasaan kehilangan itu sebenarnya kita sendiri yang membangun, terlepas dari bahwa merasa kehilangan terhadap sesuatu itu sangat manusiawi, mengingat kita adalah makhluk Tuhan yang bernama manusia yang memang punya sifat-sifat seperti itu. Betul tidak? Boleh saja merasa kehilangan karena memang ada banyak sisi positifnya juga, asal tidak berlebihan dan melupakan kodrat yang sebenarnya. Hehehe…Sisi positifnya apa? Ya…misal merasa kehilangan sahabat. Artinya kita pernah merasa memiliki sahabat dan menurut saya itu perasaan yang positif sebab bersahabat bisa membangun kemampuan kita dalam bersosialisasi dan menunjukkan karakter diri yang sebenarnya. Juga ada banyak manfaat yang bisa diperoleh dari bersahabat, bukan? Asal bersahabatnya juga berada pada koridor yang benar…:p Orang yang tidak punya sahabat bisa kita sebut sebagai makhluk yang sangat egois dan individualis sekali atau bahkan terlalu menutup diri. Uuups…stop!jangan sampai kebabablasan nih. Topiknya jadi kemana-mana. Yup, back to the first topic. Jadi, merasa kehilangan sahabat menurut saya memiliki sisi positif asal tidak berlebihan. Kalau sudah mulai berlebihan, ingat iman apa yang sudah janji kita bangun di dalam hati…Ingat bahwa segala sesuatu itu milik Tuhan, ialah Allah SWT, Tiada Ilah selain Dia…:D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: