Aku Ingin Kembali…

Rasanya aku sudah lupa kapan terakhir kubaca dzikir al-ma’atsuratku. Sepertinya aku juga lupa bagaimana sejuknya bicara tentang Dia. Detik berganti detik, menit berganti menit, jam berganti jam, hari berganti hari, mengapa aku semakin menjauh. Jiwaku gersang, hatiku kosong. Pikir dan tubuhku turut meletih dalam kehampaan yang tak bertepi.

Sholatku… mengapa aku menjadi lalai akan dirimu. Padahal, kaulah yang akan menjadi penolongku di hari yang mana manusia satu sama lain saling melupakan. Hari di mana semua orang sibuk dengan urusannya masing-masing. Mengapa aku mesti lalai hanya karena urusan dunia yang tak ada secuil kuku pun perbandingannya dengan akhirat.

Duhai… aku simpan di mana cita-cita hidup yang telah kurajut, kurangkai, kudesain, kuselesaikan mulai dari saat aku mengenalmu. Apakah aku akan kembali ke titik nol lagi?

Aku ingin kembali pada cita-cita dan semangat hidupku.

Aku juga ingin kembali pada DZat tempat kembali dengan penuh kebanggaan.

Aku ingin kembali padaMu , duhai Tuhan ku.

2 Tanggapan to “Aku Ingin Kembali…”

  1. dian(namasebenarnya) Says:

    disaat semua pintu di dunia ini tertutup menerimamu kembali,
    selalu ada satu pintu terbuka untukmu,
    pintu-Nya selalu terbuka untukmu,
    seperti hatimu membuka atasnya…

  2. nursatwika Says:

    Huaaa…Dhian.
    Aku menangis lho saat pertama kali baca comment kamu.
    Makasih ya…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: