Uuuh…Sikilku moplok….

Hmm….akhirnya, setelah hampir tiga minggu pulang kampung, saya, dengan menguatkan hati, kembali lagi ke Kota Bandung. Kenapa menguatkan hati?? Yah, sejujurnya berat untuk kembali ke kota rantauan ini. Pulang ke Bandung berarti harus siap tidur sendiri (kalau di rumah kan saya bisa tidur sama ibu. Hmm…saya jadi merindukan setiap pelukan ibu…L). Pulang ke Bandung juga berarti siap untuk makan tidak teratur..(hiks…sampai-sampai saya terserang maag kronis). Memang sih, saya yang salah. Punya kebiasaan makan yang tidak baik hanya karena satu alasan, yaitu “malas”.

Uups….kok jadi ngelantur. Bisa jauh melenceng dari judul nih. Yup, jadi kenapa judulnya “Uuuh…Sikilku moplok…”? Kalau Anda bersuku Jawa, mungkin akan memahami arti judul artikel ini., yaitu….”Uuuuh…kakiku lemes…”. Hehehe…itu adalah buah dari bahasa yang ibu ajarkan pada saya.

Nah, ceritanya begini teman-teman…sebenarnya kondisi kesehatan saya saat kembali ke Bandung dua hari yang lalu belum begitu baik. Saat cek tekanan darah kurang lebih 5 hari yang lalu, dokter menyatakan bahwa tekanan darah saya rendah…Berapa?? Ada deh…J. Nah, setelah kunjungan ke dokter kala itu, saya belum sempat mengecek kembali kondisi tekanan darah saya, tapi kalau dari tanda-tanda fisik yang saya rasakan, seperti badan terasa lemas dan lain-lain, sepertinya tekanan darah saya belum kembali normal.

Alhasil, dua hari di Bandung dan mencoba membawa kaki melangkah ke kampus membuat saya harus merasakan sikilku moplok. Bahkan pada malam pertama tiba kembali di Bandung, saat tidur kaki saya kram…Hiks…lagi mimpi indah tiba-tiba terbangun antara setengah sadar karena merasakan kaki yang kram. Astaghfirullahalazhim….sakit sekali…

Mungkin juga tubuh saya agak kaget dengan perubahan aktivitas yang saya lakukan saat berada di kampung halaman dengan di Bandung kota rantauan. Saat di kampung halaman, saya tidak harus berpergian dengan berjalan kaki sebab ada motor yang alhamdulillah siap dipakai. Sedangkan di Bandung kota rantauan ini, yah…kalau mau nyampe tujuan sesegera mungkin, persiapkan kakimu dengan baik…hahaha…alias jalan kaki. Bukannya saya manja…karena sebelumnya juga saya tidak pernah mengeluh dengan kondisi ini. Hanya saja tubuh saya saat ini belum siap untuk mendapatkan tekanan fisik yang lumayan berat sepertinya. Oya, saya sudah bercerita di artikel sebelumnya bukan?? Tentang sakit rutin yang saya alami..di artikel dengan judul “Beban ini Hanya Untukku”?? Yah…jadi begitulah. Saya membutuhkan waktu untuk recovery yang cukup lama. Seharusnya secara medis, saya butuh waktu recovery selama tiga bulan. Hmph…!! Sepertinya itu tidak mungkin sebab berdasarkan prediksi saya, tidak sampai dua bulan, kemungkinan saya akan mengalami hal yang sama lagi…Wallahu’alam bish shawab…

Yup…yup…yup…maksud hati bercerita dalam blog ini tidak lain hanyalah untuk mengasah kemampuan menulis saya saja…hehehehe…plus curhat lah ya, sebagai bonus.

Harapan saya…sikilku mboten moplok melih…Soalnya jadi kurang bebas beraktivitas nih…

Amiiin.

2 Tanggapan to “Uuuh…Sikilku moplok….”

  1. fauzi Says:

    subhanallah. semoga saat ini,dan yang akan datang “si kecil” yang telah menjadi besar senantiasa diberikan kesehatan.

  2. nursatwika Says:

    aamiin. ini mas fauzi kan ya? hehe…pa kabar mas? lama ga ketemu. gimana kabar keluarga? semoga senantiasa dilimpahkan keberkahan oleh Allah. aamiin🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: