Cahaya di atas Cahaya

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Allah (pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya, seperti sebuah lubang yang tidak tembus yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam tabung kaca, (dan) tabung kaca itu bagaikan bintang yang berkilauan, yang dinyalakan dengan minyak zaitun yang tumbuh tidak di timur dan tidak pula di barat, yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah memberi petunjuk kepada cahaya-Nya bagi orang yang Dia kehendaki, dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (Q.S. An-Nuur 35)

2 Tanggapan to “Cahaya di atas Cahaya”

  1. kurniawan7 Says:

    Assalamu’alaikum…
    subhanalloh, rajin banget ya.
    btw, kapan pulang ke Lampung?
    Wassalam

  2. nursatwika Says:

    waalaikumsalam wr.wb..
    ahaha…saya tulis ini untuk mengingatkan saya juga…jadi, kalau saya mulai lupa…saya bisa baca blog saya…*bisa baca al-quran juga sih, cuma kalau di sini kan special, sudah saya pilih…:D*

    pulang ke lampung, kapan ya? entahlah…yang jelas setelah studi saya selesai…^^


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: